Desa Wisata Institute

BERMULA DARI

INGIN BERBAGI PENGALAMAN

Sosok itu bernama Doto Yogantoro. Masyarakat mengenalnya sebagai ‘arsitek desa wisata’. Ia menutup usianya di RSUP Sardjito, Yogyakarta pada 02 Maret 2020 karena sakit. Tugas terakhirnya dalam misi berbagi pengalaman adalah menjadi juri Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). 

Doto Yogantoro adalah local champion dibalik nama Desa Wisata Pentingsari yang sohor dan telah menjadi kiblat pengembangan desa wisata nasional. Doto Yogantoro berbagi pengalaman hidupnya di berbagai daerah, menjadikan kisah perjalanannya sebagai sumber semangat bagi desa-desa wisata di tanah air. 

Untuk memperluas dampak, ia menggagas Desa Wisata Institute; organisasi yang menjadi wadah bagi insan pariwisata berpengalaman dalam membangun pariwisata kerakyatan. Meski fisiknya telah berpulang, semangatnya terus berkobar dalam setiap langkah yang diambil oleh organisasi yang diwariskannya. 

Doto Yogantoro

VISI KAMI

Membangun Pariwisata Berkelanjutan Melalui Pariwisata Berbasis Komunitas

Dengan mengintegrasikan komunitas (masyarakat) dalam perencanaan dan pengelolaan, pariwisata dapat meningkatkan perekonomian melalui penciptaan nilai tambah potensi dan menciptakan pengalaman berwisata yang lebih otentik. Melalui model pariwisata berbasis masyarakat, risiko dampak negatif terhadap lingkungan dan nilai kehidupan lokal juga dapat diminimalkan.

Keseluruhan, konsep dan pendekatan pariwisata berbasis masyarakat bukan hanya untuk menciptakan desa wisata yang berdaya saing, tetapi juga memastikan bahwa manfaatnya dirasakan oleh masyarakat setempat, serta menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan inklusif.

Desa Wisata Institute

dipercaya oleh

jaringan dan mitra

kolaborasi

Alm. Ir. Doto Yogantoro

"Desa: Satu Kata, Seribu Cerita, Sejuta Karya"